Kabarejatim.com, Surabaya - Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA bersama Pemerintah Kota Surabaya menggelar pameran fotografi bertajuk “Trisula Garda Nusantara” di Plaza Internatio, Kawasan Kota Lama Surabaya, Senin (12/10/2026). Pameran yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tersebut menampilkan 81 karya foto jurnalistik pilihan pewarta ANTARA.
Direktur Utama Perum LKBN ANTARA, Benny Siga Butarbutar, mengatakan pameran tersebut menjadi upaya ANTARA mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menampilkan peran TNI dalam kehidupan bangsa. Kegiatan ini juga mendapat dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sebagai bagian dari pelaksanaan Public Service Obligation (PSO) untuk menyebarkan informasi yang mendidik dan mencerahkan.
“ Tugas terpenting TNI adalah kembali ke rakyatnya. Itu yang kita gambarkan melalui foto-foto ini, bagaimana TNI masuk dalam hal-hal fundamental bagi kehidupan masyarakat, mulai dari penanganan bencana hingga krisis lainnya,” ujar Benny di lokasi pameran.
Sekretaris Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komdigi, Fouri Gesang, mengatakan pameran tersebut memperlihatkan peran TNI dalam menjaga kedaulatan sekaligus menjalankan misi kemanusiaan. Menurut dia, dokumentasi tersebut menunjukkan keterlibatan prajurit dalam bidang pendidikan, perbaikan gizi, dan kegiatan sosial di berbagai daerah.
“Kita tidak hanya menampilkan penguatan kedaulatan melalui kekuatan militer, tapi juga bagaimana TNI bersatu padu bersama masyarakat, seperti melakukan perbaikan gizi dan pendidikan di daerah-daerah tertentu. Harapannya, masyarakat bisa melihat bahwa bersama tentara dan rakyat, negara itu hadir,” kata Fouri.
Ketua Panitia Pameran, Mochamad Risyal Hidayat atau Icang, menjelaskan tema “Trisula Garda Nusantara” merepresentasikan tiga matra TNI, yakni Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Ketiganya tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan, tetapi juga berkontribusi dalam pelayanan kesehatan, pengembangan sumber daya manusia di wilayah terluar, serta prestasi olahraga.
“Foto-foto yang ditampilkan merupakan rekaman jurnalistik tentang beragam peran TNI, mulai dari tugas pertahanan hingga pengabdian kepada masyarakat. Seluruh karya dipilih untuk menggambarkan kontribusi tiga matra dalam menjaga kedaulatan sekaligus mendukung kehidupan masyarakat,” ujar Icang.
Kurator pameran, Wahyu Putro Arinto, mengatakan proses kurasi mengutamakan kekuatan cerita, ketepatan momen, dan emosi yang disampaikan melalui foto. Pemilihan Plaza Internatio juga memperkuat nilai historis pameran karena lokasi tersebut berkaitan dengan peristiwa tewasnya Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby dalam pertempuran di Surabaya pada 1945.
Pameran “Trisula Garda Nusantara” dibuka untuk umum secara gratis hingga Sabtu (17/10/2026) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan yang sebelumnya digelar di Yogyakarta dan Jakarta. Selain pameran foto, panitia mengadakan lomba mini vlog on the spot dan “Kelas Jumat ANTARA” yang menghadirkan Pewarta Foto AP Photo Trisnadi serta Kuwadi Kuat dari Dinas Penerangan Korps Marinir untuk berbagi pengetahuan fotografi jurnalistik.
Editor : Redaksi