Kabarejatim.com, Surabaya - Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada II menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tarakan untuk memberikan pembekalan tentang pengenalan narkoba, modus penyelundupan, dan langkah pencegahannya. Kegiatan tersebut digelar di Hanggar Heli KRI Abdul Halim Perdanakusuma-355, Dermaga Mamburungan, Kodaeral XIII, sebagai bagian dari dukungan terhadap Operasi Pengamanan Perbatasan Wilayah Laut dan Udara RI–Malaysia.
Komandan Guspurla Koarmada II Laksma TNI Endra Hartono, S.H., M.Han., mengatakan pembekalan tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan prajurit sebelum memasuki daerah operasi. Kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi TNI AL dan BNN dalam mengantisipasi penyelundupan narkotika melalui jalur laut.
Kepala BNN Kota Tarakan Evon Meternik, S.E., bersama Psikolog Klinis sekaligus Ketua Tim Seksi Rehabilitasi Rahma Fitrah, M.Psi., menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba dan berbagai modus penyelundupan. Salah satu modus yang dibahas ialah metode ship-to-ship, yakni pemindahan barang antarkapal yang berpotensi dimanfaatkan untuk menyelundupkan narkotika.
Pembekalan tersebut turut menghadirkan mantan pengguna narkoba yang telah pulih untuk membagikan pengalaman mengenai dampak penyalahgunaan narkotika. Kisah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran prajurit tentang pentingnya menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari bahaya narkoba.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Staf Guspurla Koarmada II Kolonel Laut (P) Nurul Muchlis, M.Tr.Hanla., Paban Pamgal Sintel Letkol Laut (E) Wahyu Prabudi, S.Sos., serta para komandan KRI yang bertugas. “Melalui pembekalan ini, diharapkan profesionalisme dan kesiapsiagaan prajurit semakin meningkat dalam mendeteksi serta menggagalkan penyelundupan narkoba demi menjaga keamanan wilayah perbatasan Indonesia,” tegas Danguspurla Koarmada II.
Penulis: Nur
Editor : Redaksi